Karena Pelukan Adalah Kebutuhan.

13645115_10205124499391303_6797591139883593897_n

photo credit : pinterest

Saya dan mas bojo sama – sama dibesarkan dengan penuh kasih oleh orang tua yang sungguh sangat mengasihi kami. Tapi mereka sama – sama type orang tua yang jarang menunjukkan kasih mereka dengan sentuhan fisik, pelukan misalnya.

Saat kami berumahtangga, kami bersepakat untuk tidak meneruskan model pola asuh yang kami nilai kurang pas kami rasakan, salah satunya masalah “pelukan” tadi. Sejak anak – anak lahir, kami memenuhi hidup mereka dengan pelukan, wujud kasih kami. Bahkan sampai sekarang, si sulung sudah 9 tahun, “ritual” wajib sebelum berangkat sekolah atau bepergian tanpa saya adalah pelukan. Saat anak – anak ngga enak badanpun, yang dimaui mereka pertama kali hanya pelukan.

Bagi sebagian orang tua, pelukan mungkin terasa menurunkan wibawa. Namun menurut kami tidak demikian, anak – anak tetap menghormati dan tau batas meskipun secara fisik mereka dekat dan seolah tak berjarak dengan kami, orang tuanya.

Kami bersepakat, meneruskan pola asuh yang baik yang pernah kami terima, dan memutus siklus pola asuh yang kami rasa kurang baik.

Bukankah keturunan kita seharusnya lebih baik dari kita?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s